Merancang Form

Untuk meghasilkan tampilan yang lebih komunikatif, maka dibutuhkan suatu interface yang dapat membantu pengguna atau operator dalam menjalankan suatu program aplikasi. Salah satu interface yang disediakan oleh microsoft Access adalah Form.
Cara membuat form ada 2 yaitu:
1. Merancang Form dengan Form Wizard
2. Merancang Form dengan AutoForm Columnar
3. Merancang Form dengan Design
4. Merancang Form dengan banyak table yang berelasi

1.Merancang Form dengan Form Wizard
Langkah-langkahnya:
Buka database RentalVCD
Klik menu Insert, Form
 Pilih dan klik Autoform:Columnar
Pilih table VCD pada kotak Choose the table or query where the object’s data comes from.
Klik tombol OK
 Pilih menu View, lalu pilih Design View untuk merubah rancangan form diatas.
 Besarkan tampilan rancangan Form dengan cara: tarik setiap pingiran kekiri atau kekanan dan keatas atau kebawah untuk memperkecil dan memperbesar rancangan form
 Klik toolbar Label
 Ketik judul yang diinginkan pada section form header
 Bila ingin merubah menggunakan property yang ada dalam object toolbal tersebut, maka pilih hasil object tersebut, missal ingin merubah hasil label diatas maka klik dua kali pada label
 Keterangan :
o Caption digunakan untuk menampilkan informasi
o Name digunakan untuk nama variable object
o Visible di pilih yes untuk dimanfaatkan dan No tidak dimanfaatkan.
 Jika ingin menjalankan Form maka pilih View, dan Form View.

2.Merancang Form dengan AutoForm Columnar
Langkah-langkah :
 Buka database RentalVCD
 Klik menu Insert, Form
 Pilih dan klik Form Wizard
 Pilih dan klik Form Wizard
 Pilih table yang akan dibuat form entrinya.
 Setelah dipilih Ok, maka masukan field-field yang dibutuhkan
 Pilihlah field-field yang nampak dalam kotak Available Fields, seperti KodeVCD,judul,HargaSewa.Cara memilih
dengan menekan tombol botton panah satu bila ingin menyeleksi satu persatu dan pilih tombol panah dua jika
seluruh field diinginkan
 Pilih Layout Form yang diinginkan, sehingga seperti tampilan yang diinginkan :
Jenis layout yang tersedia :
Layout bentuk Columnar
Layout bentuk Tabular

Layout bentuk Datasheet
Layout bentuk Justified
Layout bentuk Pivot Table
Layout bentuk Pivot Chart
 Pilih Next jika sudah menentukan jenis layout yang diinginkan, misalnya tadi dipilih datasheet, maka akan
muncul dialog jenis-jenis style yang diinginkan dalam form nantinya.
 Pilih Next untuk melanjutkan bila sudah ditentukan jenis style yang diinginkan. Misalnya pilih internasional
untuk contoh style diatas.
 Pilih Next untuk melanjutkan maka akan diminta memasukan judul dalam form yang akan ditampilkan
 Bila ingin memodifikasi atau merubah rancangan form maka pilih Modify the form’s design.
 Lakukan running form, pilih menu View dan Form View.
3.Merancang Form dengan Design
Tujuannya untuk membuat rancangan form yang kosong dengan memasukan nama-nama field dengan cara menarik dari form kekiri dan kekanan, keatas dan kebawah.
Langkah-langkah :
 Pilih menu Insert, dan Form lalu, pilih Design View.
 Lalu field dalam table yang telah tampil diatas pilih dan geser, letakan pada lembar yang telah disediakan
oleh section detail
4.Merancang Form dengan banyak table yang berelasi
Merancang form entri tidak hanya membutuhkan satu table saja yang bisa dibuat untu data master, akan tetapi jika ingin membuat form transaki maka dalam satu table tersebut membutuhkan beberapa table yang menjadi relasinya. Untuk lebih mudahnya maka akan dibahas membuat form entri tansaksi peminjaman buku dimana dalam form peminjaman tersebut membutuhkan table Pinjam, Anggota dan Buku dalam transaksinya, lihat struktur table dalam database perpustakaaan yang sudah pernah dibuat sebelumnya. Untuk merancang form transaksi peminjaman dapat dibuat dengan Form Wizard seperti sebagai berikut :
 Pilih Create Form by Using Wizard
 Pilih Table transaksinya, plih dulu table Pinjam, kemudian pilih field-field yang akan digunakan untuk entri
 Pilih table yang lainnya, klik tombol combo table.
 Lalu relasikan tablenya
 Pilih bentuk form entrinya, pilih single form bila tidak ada sub form yang akan menjadi form lain untuk entri datanya, pilih linked form jika ada sub form lain yang digunakan untuk entri dalam banyak form.

Maka bila form tersebut dijalankan, bila ingin menambah data transaksi baru bila data dimasternya ditemukan maka informasi field lainnya, sehingga terbukti ada validasi dengan sumber data yang sudah direlasikan
Untuk Soal dan Materi download disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s